Di tengah derasnya digitalisasi dan gaya hidup instan, waktu bermain anak-anak Indonesia semakin tergantikan oleh layar gawai. Aktivitas yang seharusnya menjadi fondasi tumbuh kembang justru tergeser oleh konsumsi konten yang pasif dan serba instan. Data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (2023) menunjukkan anak usia 2–5 tahun seharusnya tidak menatap layar lebih dari satu jam per hari, namun kenyataannya banyak anak di kota besar menghabiskan 3–5 jam di depan layar setiap harinya. 

Dampaknya tidak bisa disepelekan. Studi menunjukkan bahwa paparan layar berlebih berkontribusi pada keterlambatan bicara, penurunan kemampuan konsentrasi, hingga lemahnya keterampilan sosial. Anak kehilangan kesempatan belajar berinteraksi, bernegosiasi, dan memahami emosi orang lain yang sebetulnya bisa diasah lewat satu aktivitas sederhana namun krusial yaitu bermain.

Bermain bukan sekadar aktivitas pengisi waktu melainkann proses belajar yang utuh. Menurut Harvard Center on the Developing Child, bermain melatih fungsi eksekutif otak: perencanaan, kontrol diri, dan pemecahan masalah. Studi lain dari American Psychological Association (2024) menegaskan bahwa permainan kooperatif meningkatkan empati, kemampuan menyelesaikan konflik, dan perilaku prososial anak. Bahkan, dalam dunia psikologi, bermain dikenal sebagai bentuk terapi alami yang membantu anak mengekspresikan emosi dan trauma dengan cara yang aman dan menyenangkan.

Melalui Good Movement edisi ini, GNFI mengangkat kisah dan praktik inspiratif dari dua komunitas yang membuktikan bahwa bermain bukan sekadar aktivitas masa kecil, tapi gerakan sosial yang serius:

Untuk itu, Good News From Indonesia (GNFI) melalui inisiatif Good Movement menghadirkan webinar bertajuk "Bermain Lagi, Bertumbuh Lagi : Gerakan, Nilai, dan Harapan untuk Anak Indonesia" sebagai ruang diskusi dan edukasi bersama narasumber dari komunitas dan praktisi profesional. Webinar ini diharapkan menjadi bagian dari gelombang baru inovator sosial yang mengembalikan makna bermain sebagai ruang tumbuh yang sehat, menyenangkan, dan penuh makna.

Melalui program ini, GNFI ingin mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membangun ekosistem tumbuh kembang anak yang lebih sehat, inklusif, dan berbasis nilai. Sebab, ketika anak diberi ruang bermain yang aman dan bermakna, kita tengah menyiapkan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berempati, kreatif, dan berakar pada nilai-nilai kemanusiaan.

 

Hari, tanggal

:

Jumat, 14 November 2025

Waktu

:

19.00 - 20.30 WIB

Lokasi

:

Zoom

Mentor

image
Sri Purnamasari

Co-Founder Gajah Kecil

image
Yadi Imansyah

Pembina Komunitas Alo Main