Warna-Warni Ekosistem Teater Musikal Indonesia: Aktif tapi Masih Kurang Populer
Dibalik pertunjukan teater musikal yang selalu ramai penonton, ekosistem ini masih terasa kurang populer. Penasaran gimana cerita dibalik setiap pertunjukannya?
Berbicara tentang ekosistem seni pertunjukan di panggung, sebenarnya di Indonesia sendiri masih banyak penggiat seni teater yang tergabung dengan beberapa kelompok. Di Jakarta, hampir setiap bulannya selalu ada pertunjukan, baik itu skala besar ataupun kecil. Biasanya mengadaptasi judul-judul film dan dari musik yang sudah cukup populer di Indonesia.
Beda cerita tentang ekosistem seni pertunjukan di Bandung. Di kota ini pertunjukan seni hidup oleh kelompok pelajar lewat lomba atau festival kabaret yang mana ceritanya tak hanya dari judul film populer, kadang didasari beberapa fenomena yang sedang ramai dibicarakan. Di kedua kota ini, orang yang terlibat di ekosistem ini cukup banyak, baik kelompok atau individu. Kelompok teater musikal juga jadi salah satu opsi ruang belajar sekaligus refreshing yang cukup populer. Namun jika dibahas lebih luas, masih banyak yang tahu tentang adanya ekosistem ini.
Untuk itu, Good News From Indonesia (GNFI) melalui inisiatif Good Movement menghadirkan webinar bertajuk "Warna-Warni Ekosistem Teater Musikal Indonesia: Aktif tapi Masih Kurang Populer" sebagai ruang diskusi bersama dan mengenalkan ekosistem teater musikal ke panggung yang lebih luas bersama komunitas dan praktisi profesional. Webinar ini diharapkan bisa menjadi jalan pembuka bagi penggiat seni untuk bertukar pikiran dan menyusun rencana demi lebih mempopulerkan ekosistem ini.
|
Hari, tanggal |
: |
Rabu, 15 April 2026 |
|
Waktu |
: |
19.00 - 20.30 WIB |
|
Lokasi |
: |
Zoom |
Mentor
Benedict Herdianus A.
HI Jakarta Production
Rizki Putra Pamungkas
Badalohor BKI
Affav Siregar
Cerita Beda Hak Sama
Kamu mungkin suka
Daftar kelas lainnya di GNFI Academy